sistem oprasi bilangan dan konversi bilangan
Mungkin banyak yang belum tau tentang sistem bilangan, ya ini adalah sebuah sistem yang digunakan didunia telekomuniakasi.dan disini gw mau kasih sedikit ilmu tentang cara mengkonversi bilangan itu sendiri. contohnya banyak seperti instalasi wifi, protokol" dan masih banyak lagi. mau tau lebih lanjut check it out :)
Pendahuluan
Ada beberapa macam sistem bilangan yang digunakan dalam sistem digital, yang paling umum adalahsistem bilangan desimal, biner, oktal dan heksa desimal. Sistem bilangan desimal merupakan sistembilangan yang paling familiar digunakan, karena berbagai kemudahannya dapat kita pergunakandidalam kehidupan sehari-hari
A. SISTEM BILANGAN
Pengertian Sistem Bilangan
System bilangan (number system) adalah suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik.Sistem bilangan yang banyak dipergunakan oleh manusia adalah system bilangan desimal, yaitusistem bilangan yang menggunakan 10 macam symbol untuk mewakili suatu besaran. Lain halnyadengan komputer, logika di komputer diwakili oleh bentuk elemen dua keadaan yaitu off (tidak adaarus) dan on (ada arus). Konsep inilah yang dipakai dalam sistem bilangan binary yang mempunyai duamacam nilai untuk mewakili suatu besaran nilai.
A. SISTEM BILANGAN
Pengertian Sistem Bilangan
System bilangan (number system) adalah suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik.Sistem bilangan yang banyak dipergunakan oleh manusia adalah system bilangan desimal, yaitusistem bilangan yang menggunakan 10 macam symbol untuk mewakili suatu besaran. Lain halnyadengan komputer, logika di komputer diwakili oleh bentuk elemen dua keadaan yaitu off (tidak adaarus) dan on (ada arus). Konsep inilah yang dipakai dalam sistem bilangan binary yang mempunyai duamacam nilai untuk mewakili suatu besaran nilai.
Selain system bilangan biner, komputer juga menggunakan system bilangan octal dan hexadesimal
Macam-macam Sistem Bilangan
Sistem bilangan ada 4 yaitu :
Macam-macam Sistem Bilangan
Sistem bilangan ada 4 yaitu :
1. Sistem bilangan Desimal, lambangnya adalah : (10)
2. Sistem bilangan Biner, lambangnya adalah : (2)
3. Sistem bilangan Oktal, lambangnya adalah : (8)
4. Sistem bilangan Heksadesimal, lambangnya adalah :(16)
nilai 8 pada 8 x 100 adalah Position value yaitu merupakan nilai untuk masing-masing digit bilangan
nilai 100 pada 8 x 100 adalah absolute valtu merupakan penimbang atau bobot dari masing-masing digittergantung dari letak posisinya, yaitu ernilai basis dipangkatkan dengan urutan posisinya.
1. Sistem Bilangan Desimal
Sistem ini menggunakan 10 macam symbol yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,dan 9. system ini menggunakanbasis 10. Bentuk nilai ini dapat berupa integer desimal ataupun pecahan.
Integer desimal :
adalah nilai desimal yang bulat, misalnya 8598 dapat diartikan :
8 x 103 = 8000
5 x 102 = 500
9 x 101 = 90
8 x 100 = 8 +
hasilnya 8598
5 x 102 = 500
9 x 101 = 90
8 x 100 = 8 +
hasilnya 8598
nilai 8 pada 8 x 100 adalah Position value yaitu merupakan nilai untuk masing-masing digit bilangan
nilai 100 pada 8 x 100 adalah absolute valtu merupakan penimbang atau bobot dari masing-masing digittergantung dari letak posisinya, yaitu ernilai basis dipangkatkan dengan urutan posisinya.
Pecahan desimal :
Adalah nilai desimal yang mengandung nilai pecahan dibelakang koma, misalnya nilai 183,75 adalahpecahan desimal yang dapat diartikan :
1 x 10 2 = 100
8 x 10 1 = 80
3 x 10 0 = 3
7 x 10 –1 = 0,7
5 x 10 –2 = 0,05 +
hasilnya 183,75
3.Sistem Bilangan Oktal
2. Sistem Bilangan Biner
Sistem bilangan biner menggunakan 2 macam simbol bilangan berbasis 2 digit angka, yaitu 0 dan 1.
contoh bilangan 1001 (2) = ............(10)
1 x 20 = 1
0 x 21 = 0
0 x 22 = 0
1 x 23 = 8 +
hasilnya 9 (10)
0 x 21 = 0
0 x 22 = 0
1 x 23 = 8 +
hasilnya 9 (10)
3.Sistem Bilangan Oktal
Sistem bilangan Oktal menggunakan 8 macam simbol bilangan berbasis 8 digit angka, yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7. Position value sistem bilangan oktal adalah perpangkatan dari 8.
contoh :
12(8) = ............(10)
2 x 80 = 2
1 x 81 = 8
hasilnya 10 (10)
4.Sistem Bilangan Heksadesimal
contoh :
12(8) = ............(10)
2 x 80 = 2
1 x 81 = 8
hasilnya 10 (10)
4.Sistem Bilangan Heksadesimal
Sistem bilangan heksadesimal menggunakan 16 macam simbol bilangan berbasis 16 digit angka, yaitu : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F.
Dimana A=10, B=11, C=12, D=13, E=14, F=15
Position value sistem bilangan heksadesimal adalah perpangkatan dari nilai 16.
Contoh :
C7 (16) = ...........(10)
17 x 160 = 7
C x 161 = 192 +
hasilnya = 199
Dimana A=10, B=11, C=12, D=13, E=14, F=15
Position value sistem bilangan heksadesimal adalah perpangkatan dari nilai 16.
Contoh :
C7 (16) = ...........(10)
17 x 160 = 7
C x 161 = 192 +
hasilnya = 199
nilai 8 pada 8 x 100 adalah Position value yaitu merupakan nilai untuk masing-masing digit bilangan
nilai 100 pada 8 x 100 adalah absolute yaitu merupakan penimbang atau bobot dari masing-masing digit tergantung dari letak posisinya yaitu bernilai basis dipangkatkan dengan urutan posisinya.
B. KONVERSI BILANGAN
1. Konversi Bilangan Desimal
B. KONVERSI BILANGAN
1. Konversi Bilangan Desimal
a. Konversi dari bilangan desimal ke biner
yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan dua kemudian diambil sisa pembagiannya.
yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan delapan kemudian diambil sisa pembagiannya.
2. Konversi Bilangan Biner
a. Konversi dari bilangan biner ke desimal
a. Konversi dari bilangan biner ke desimal
yaitu dengan cara mengalikan masing-masing bit dalam bilangan dengan position valuenya.
3. konversi Bilangan Oktal
c. Konversi dari bilangan Oktal ke heksadesimal
b. Konversi dari bilangan biner ke oktal
yaitu dapat dilakukan dengan mengkonversikan tiap tiga buah digit biner yang dimulai dari bagian belakang.
c. Konversi dari bilangan biner ke heksadesimal
yaitu dapat dilakukan dengan mengkonversikan tiap-tiap empat buah digit biner yang dimulai dari bagian belakang.
3. konversi Bilangan Oktal
a. Konversi dari bilangan Oktal ke desimal
yaitu dengan cara mengalikan masing-masing bit dalam bilangan dengan position valuenya.
b. Konversi dari bilangan Oktal ke biner
yaitu dilakukan dengan cara merubah dari bilangan oktal menjadi bilangan biner kemudian dikonversikan ke heksadesimal.
4. konversi Bilangan Heksadesimal
C. OPERASI ARITMATIKA PADA BILANGAN BINER
4. konversi Bilangan Heksadesimal
a. Konversi dari bilangan heksadesimal ke desimal
yaitu dengan cara mengalikan masing-masing bit dalam bilangan dengan position valuenya.
b. Konversi dari bilangan heksadesimal ke biner
b. Konversi dari bilangan heksadesimal ke biner
C. OPERASI ARITMATIKA PADA BILANGAN BINER












Komentar
Posting Komentar